Cerita | Puisi | Berita | Ungkapan Isi Hati | Cinta

SESAT Oleh Bambang Penceng Rirotan

SESAT

Oleh: Bambang Penceng Rirotan

Bahkan saat bulan merah darah
Tidak ada cabikan rindu yang menderu.
Onggokan debu kubiarkan melekat
Pada dinding paling bisu
Menumpuk, merembes, mengeras lalu membiru
Masih tentang luka katamu

Kita menyendiri
Tak peduli musim mencari
Sampai senja menyeru pergi
Terkutuklah waktu
Menyesatkan kita pada pencarian tidak berujung
Mendamba iba mencuri paksa
Di gang-gang sempit penuh duri
4/4/15


SESAT Oleh Bambang Penceng Rirotan

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : SESAT Oleh Bambang Penceng Rirotan

  • Dan Oleh Dewi HastutiDan Oleh Dewi Hastuti Denpasar - Bali Dan,  Jika dibalik awan sana masih tersimpan siluet wajahmu,  Menggenang dalam sungai nirwana Bersinar bersama surya Ber ...
  • Aku Dan Hati Yang MatiAKU DAN HATI YANG MATI Oleh : Bambang Penceng Rirotan Ke mana aku… Saat tangis pecah di atas mentari yang telanjang Saat malam paling binasa mengantarkan lantunan keha ...
  • Jerit Seribu Dosa Oleh Z Anbiya JERIT SERIBU DOSA Oleh : Z Anbiya seribu dosa kata jibril bersabda di keheningan malam sudahkah nasuha dipelupuk matamu ? belum kataku masih banyak yang belum ku ...
  • Diary Ku Oleh No Name Diary Ku Oleh No Name Ungkapan Isi Hati Diary Ku Kasih.! aku tak dapat mengabaikan segalanya tentang dirimu Mungkinkah kau yang pertama dan terakhir bagiku? Aku terkad ...
  • Rambut Oleh YD ArunyRAMBUT Oleh : Y D Aruny Susah senang ku terima Sulit berbelit ku selesaikan Lambat melambat kau kata Sepi menyepi  kau umumkan Lurus terus melurus Ker ...

0 komentar:

Posting Komentar